3 Tips Membuat Video, Lancarkan Proses Pra Produksimu!

Menghasilkan video yang terlihat profesional tidak sama dengan menghabiskan uang untuk peralatan videografi dan lokakarya pembuatan film yang mahal. Terlebih lagi, kamu bisa menjadi videografer yang baik hanya dengan memerhatikan beberapa detail penting serta melatih keahlian Anda. Beberapa tips membuat video pra produksi ini akan terbukti sangat berguna, baik bagi kamu yang hendak merekam video untuk klien atau sekadar membuat vlog.

1. Penelitian

Pertama dan terpenting, lakukan riset subjekmu. Semakin banyak kamu tahu tentang subjek, maka semakin baik juga kualitas videomu. Oleh karena itu, cara membuat video pendek terbaik adalah dengan melakukan perencanaan yang matang. Terlebih lagi, kamu memang harus tahu apa yang akan kamu sampaikan kepada audiens.

2. Siapkan Peralatan yang Tepat

Untungnya, kita hidup di masa di mana kamera digital berkualitas tinggi memiliki harga yang terjangkau. Lebih daripada itu, kamu bahkan bisa menyewa kamera kalau tidak memilikinya sendiri. 

Di sisi lain, kamu juga bisa berlatih videografi dengan gadget yang mungkin sudah kamu miliki. Pasalnya, kini, kamu sudah bisa melakukan proses kreatif hanya dengan berbekal kamera hp saja.

Namun, perhatikan beberapa langkah membuat video pendek ini jika kamu memutuskan merekam dengan kamera hp!

- Gunakan kamera belakang untuk kualitas rekaman yang lebih baik

- Bidik dalam mode lanskap (horizontal, bukan vertikal)

- Nyalakan kisi overlay di layar saat merekam video. Fitur ini akan memberi panduan praktis untuk menjaga level ponselmu.

- Jika kamu memiliki anggaran lebih, sebaiknya belilah stabilizer gimbal untuk kamera. Alat ini akan membantu memberikan bidikan genggam yang lebih mantap. Selain itu, kamu mungkin membutuhkan mikrofon eksternal untuk audio yang lebih baik dan tripod video yang handal.

3. Rencanakan Pengambilan Gambar

Jika kamu akan merekam video musik, iklan, atau film pendek, kamu akan memiliki lebih banyak kebebasan untuk merencanakan produksi video lengkap dari awal hingga akhir. Untuk benar-benar melakukannya seperti pro, buat storyboard sendiri dengan ilustrasi adegan secara berurutan. Terlebih lagi, langkah ini akan membantumu dalam memvisualisasikan rekaman akhir dan menguraikan gambar yang kamu inginkan.

Selanjutnya, storyboard juga akan berfungsi sebagai panduan selama proses pengambilan gambar dan pengeditan. Lebih daripada itu, adanya storyboard dapat membantumu menentukan waktu, tempat, dan kamera yang tepat untuk pengambilan gambar.

Di sisi lain, jika kamu meliput suatu acara, maka kamu harus bersiap-siap sedini mungkin. Misalnya, dalam videografi pernikahan, videografer pernikahan harus tahu cara mengabadikan semua momen terpenting, dan membuat video fantastis dari pengantin, keluarga, dan pesta pernikahan.

Beberapa tips videografi pernikahan yang perlu kamu ingat adalah:

- Pastikan kamu mengetahui jadwal untuk seluruh rangkaian acara pada hari pernikahan — dari upacara hingga program resepsi.

- Siapkan daftar contoh konsep video. Daftar ini harus mencakup akad nikah, pemotongan kue, dan momen penting lainnya yang ingin diabadikan oleh pasangan tersebut.

- Sama seperti gaya fotografi pernikahan, ada juga gaya pengambilan gambar tertentu untuk videografi pernikahan. Pilihlah salah satu gaya dan gunakan gaya tersebut saat memfilmkan acara. Kemudian, konsisten dan pilih footage yang tepat sesuai dengan pasangan dan acara mereka untuk video pernikahan sinematik yang sempurna.

3 tips membuat video di atas akan membantu proses pra produksi videomu berjalan dengan lancar. Tentu saja, kamu dapat segera menerapkannya mulai dari sekarang. Terlebih lagi, tips-tips di atas akan mempercepat serta mempermudah segala proses pengambilan gambar yang harus kamu lakukan.