3 Unsur Human Interest Photography dan Contohnya Lengkap

Human interest adalah salah satu jenis fotografi yang paling mudah. Mudah dalam pencarian objek foto serta teknik pengambilannya. Memahami unsur human interest photography termasuk bagian terpenting supaya menghasilkan gambar yang bermakna dan berkualitas, kami juga menyediakan jasa foto murah.

Fotografi yang bisa dibilang masuk ke kategori journalism photography ini memperhatikan momen yang ditangkap. Terdapat sejumlah unsur penyusun supaya gambar menyimpan makna dan berhasil mengetuk hati yang melihatnya. 

Pengertian Human Interest Photography

Human interest photography dipopulerkan oleh Dorothea Lange. Sejak tahun 1930 ia menggeluti bidang fotografi ini hingga napas terakhirnya. Meski sering disamakan dengan journalism photography, fotografi ini memiliki kegunaan yang lebih luas.

Hasil gambar dapat dipajang di galeri, pameran seni, bahkan keperluan komersial. Fokus utama dari fotografi ini yaitu mengabadikan aktivitas manusia, tak heran kalau setiap gambar pastinya menjadikan manusia sebagai objek.

Namun jadi tanggung jawab fotografer tersebut supaya rekaman momen juga menggambarkan emosi yang dirasakan oleh subjek. Tentunya itu bukanlah perkara mudah. Gambar human interest yang baik dapat membakar rasa empati ketika melihat gambar tersebut.

Unsur Human Interest Photography

Untuk menjadi fotografer ini, haruslah memiliki kepekaan tinggi terhadap momen dan kondisi di sekitar. Jalanan menjadi tempat berbagai aktivitas masyarakat terjadi, jadi tak sulit menemukan momen penuh cerita. Gunakan tiga unsur berikut dalam membangun gambar yang berkualitas:

1. Subjek Manusia

Manusia selalu menjadi objek utama sebuah foto human interest. Setiap kali menemukan manusia, pastinya ada momen yang bisa ditangkap. 

Kunci mendapatkan gambar yang bagus, fotografer perlu memastikan jarak dengan subjek sesuai. Ada kalanya harus lebih jauh, terkadang juga harus lebih dekat. Karena itu komposisi memiliki peran yang cukup penting.

Pastikan tetap berada di jarak yang tidak membuat subjek merasa tidak nyaman. Yang diinginkan di sini yaitu menangkap ekspresi dan aktivitas si subjek. Berhubung kedua elemen tersebut di luar kendali, fotografer harus bisa menentukan momentum yang tepat.

Gunakan lensa zoom terbaik sehingga tidak perlu berada dekat dengan subjek secara fisik untuk mendapatkan close up look.

2. Menggambarkan Emosi Subjek

Mudah menemukan manusia hampir di segala tempat. Namun unsur human interest photography ini sangat penting diterapkan. Gambar yang baik mewakilkan emosi yang tengah dirasakan subjek. Dengan begitu akan terlihat jelas penggambaran ekspresi pada gambar.

Melalui penggambaran tersebut, orang yang melihat bisa mendapatkan informasi terkait aktivitas atau keadaan subjek. Sebagai contoh, bidik kamera dan tangkap momen ketika anak kecil tertawa, adegan menangis pemain teater, semangat orator, senyum bahagia pedagang, dan masih banyak lagi.

Biasanya fotografer memadukan salah satu antara street photography, conceptual photography, hingga culture photography untuk menghasilkan konsep gambar yang benar-benar menangkap atensi orang yang melihatnya.

3. Mengundang Empati

Empati adalah keadaan psikologis di mana seseorang bisa ikut merasakan sesuatu yang dilihatnya. Inilah yang human interest photography ingin tampilkan. Fotografi ini mencoba menangkap emosi mentah subjek, sehingga timbul nuansa yang realistis.

Dan melalui sedikit proses editing, foto akan terlihat lebih dramatis untuk mengundang rasa empati secara kuat. 

Meski begitu, fotografer tidak boleh menyeleweng dari nilai-nilai sosial. Maksudnya, jangan sampai mengeksploitasi subjek hanya untuk mendapatkan gambar menarik. Tetaplah hormati privasi dan kenyamanan subjek.

Gunakan waktu senggang untuk mencari referensi foto human interest dari fotografer andal. Jadi memiliki pengetahuan lebih dalam mengenali kondisi terbaik untuk menangkap momen di sekitar.

Memasukkan unsur human interest photography ke dalam teknik fotografi bisa membantu menghasilkan gambar terbaik. Semakin banyak gambar yang diambil, semakin bertambah pula pengalaman di bidang ini. Dan yang paling utama, jangan sampai mengganggu kenyamanan subjek.