4 Tips Memahami Fotografi Drone untuk Pemula

Fotografi drone merupakan tren sekaligus peluang baru yang bisa kamu jelajahi sebagai seorang fotografer profesional. Kemampuan untuk menempatkan kamera di langit dan menangkap foto udara yang menakjubkan dari lanskap di bawahnya sangatlah menarik untuk eksplorasi mendalam. Lebih daripada itu, hasilnya pun sangat luar biasa.

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan 4 tip yang akan membantumu memahami fotografi drone. Simak lebih lanjut!

1. Peralatan: Apa yang Kamu Butuhkan Untuk Fotografi Drone?

Peralatan fotografi drone bisa kamu dapatkan dalam paketan atau kamu bisa membeli masing-masing bagiannya dan merangkainya sendiri menjadi drone.  Oleh karena itu, kamu harus memahami terlebih dahulu apa saja peralatan yang kamu butuhkan untuk mengambil gambar dengan drone.

- Drone

Drone adalah perangkat terbang berupa beberapa baling-baling yang memungkinkannya untuk terbang dan melayang di satu tempat.

Ukuran drone sangat bervariasi. Jadi, kamu perlu memerhatikan kebutuhan sebelum membelinya. Kamu dapat membeli drone yang lebih besar lengkap dengan gimbal dan kamera terintegrasi untuk penggunaan di luar ruangan. Selai itu, kamu juga dapat membeli drone profesional yang berukuran besar dan memiliki waktu terbang yang lebih lama. Drone jenis ini menawarkan kinerja yang serius dan hasil fotografi drone terbaik.

- Gimbal

Gimbal adalah harness atau bingkai yang tergantung di bawah drone. Peralatan ini dirancang untuk membawa kamera, menjaganya tetap datar, atau membiarkannya diarahkan dari jarak jauh ke lokasi tertentu.

Seperti drone, gimbal bervariasi dalam harga dan ukuran. Oleh karena itu, penting untuk memilih drone yang dapat mengangkat gimbal dan kamera pilihanmu.

- Kamera

Tentu saja, kamu butuh kamera untuk mengambil gambar drone. Jadi, jangan lupa membeli kamera ekstra untuk pengambilan gambar supaya kamu tetap punya kamera meskipun terjadi permasalahan dengan drone.

- Pemancar

Untuk mengontrol drone, kamu memerlukan pemancar atau pengontrol. Alat ini berupa perangkat sederhana yang dapat kamu gunakan untuk mengontrol fitur drone.

- Kacamata atau Layar FPV

Meskipun kamu dapat mengambil foto yang bagus tanpa melihat lewat kamera, kamu akan selalu mendapatkan hasil yang lebih baik jika bisa melihatnya. FPV, atau First Person View, adalah cara paling populer untuk melihat apa yang dilihat bidikan kamera drone.

Alat ini bekerja dengan mengambil umpan video dari kamera yang dipasang di drone. Lalu, menyampaikannya ke sepasang kacamata FPV atau layar FPV yang kamu gunakan.

2. Belajar Menerbangkan Drone

Sebagian besar pilot drone memulai dengan drone “mainan”. Opsi yang murah ini dilakukan sehingga mereka dapat mempelajari dasar fotografi drone tanpa risiko kerusakan yang mahal.

Drone yang lebih kecil bahkan dapat digunakan di dalam ruangan. Oleh karena itu, drone jenis ini dapat memberimu lebih banyak kesempatan untuk berlatih, terlepas dari cuaca, atau waktu.

3. Perhatikan Hal ini Sebelum Menerbangkan Drone

Sebelum penerbangan pertama, kamu harus mengambil beberapa tindakan pencegahan penting:

- Pilih area yang luas dan terbuka untuk terbang.

- Jauhkan dari rintangan seperti kabel listrik, gedung, pohon, dan jembatan.

- Jauhkan drone kamu dari anggota masyarakat atau hewan peliharaan mereka.

- Hindari terbang pada hari yang berangin.

4. Lakukan Riset

Salah satu bagian tersulit dari fotografi drone adalah merencanakan pengambilan gambar.

Menggunakan FPV tentu saja menjadi cara yang baik untuk memeriksa pembingkaian dan komposisi saat drone dan kameramu mengudara. Namun, kamu tetap harus berada di area tepat untuk menangkap subjek dan pemandangan yang bagus dari drone.

Akhir Kata

Semoga artikel ini memberi gambaran realistis tentang biaya dan hambatan yang ada dalam fotografi drone. Namun, kami berharap segala tantangan tidak akan menghentikanmu untuk belajar fotografi terbaru ini. Selamat Mencoba!