5 Teknik Membuat Foto Portrait yang Berkualitas Tinggi

Apakah kamu kesulitan untuk mengambil foto portrait yang terlihat profesional? Dalam tutorial ini kamu akan menemukan 5 teknik yang sangat efektif untuk meningkatkan hasil foto portrait.

Kamu akan belajar cara berkomunikasi dengan subjek serta pengaturan kamera demi hasil terbaik. Di akhir artikel ini, kamu akan dapat memotret foto yang memukau dengan kamera DSLR atau mirrorless milikmu.

1. Pilih Latar Belakang Yang Tepat Untuk Subjek Anda

Dalam fotografi portrait, latar belakang sama pentingnya dengan subjek. Latar belakang yang sibuk atau mengganggu akan mengalihkan perhatian dari subjek dalam fotomu.

Biasanya untuk fotografi portrait, kamu memerlukan latar belakang yang netral dan rapi. Namun, kamu tidak harus memilih latar belakang yang benar-benar polos. Misalnya, dinding atau pagar yang menarik dapat memberikan semburat warna atau tekstur yang indah.

Teknik lain adalah memasukkan objek di latar belakang untuk memberikan minat atau konteks tambahan. Misalnya, seorang seniman di depan lukisannya, seorang nelayan di depan perahu atau seorang pemusik di depan gitarnya.

2. Siapkan Subjek Untuk Pemotretan

Bahkan peralatan kamera terbaik dan termahal pun akan menghasilkan hasil yang buruk jika subjek tidak siap, nyaman, santai, dan merasakan yang terbaik.

Difoto adalah pengalaman yang tidak wajar. Oleh karena itu, hal ini dapat membuat subjek stres. Jadi, tugas kamu sebagai fotografer adalah membuat pengalaman menjadi sederhana, menyenangkan, dan bebas dari tekanan.

Untuk melakukan hal tersebut, kamu harus membuat obrolan ringan. Kemudian, jelaskan jenis bidikan yang kamu inginkan atau tanyakan jenis bidikan yang mereka inginkan. Lebih daripada itu, bersikaplah terbuka terhadap saran dari subjek Anda.

Untuk fotografi portrait anak-anak, bicaralah dengan mereka dengan lembut. Selanjutnya, beri tahu mereka bahwa kamu akan bersenang-senang. Kemudian, dorong mereka untuk bermain dan melupakan kamera.

3. Atur Pose Seperti Seorang Profesional

Sekarang setelah subjek siap, nyaman, dan santai, kamu perlu menjaganya tetap seperti itu selama pemotretan. Bekerjalah dengan cepat namun percaya diri dan tenang. Selanjutnya, berikan instruksi yang jelas saat kamu memotret.

Subjek mungkin tidak tahu caranya berpose dengan baik. Oleh karena itu, kamu harus memberikan panduan pose kepada mereka. Berikut beberapa tips yang dapat kamu terapkan:

- Jangan membanjiri mereka dengan permintaan yang rumit.

- Minta mereka melakukan penyesuaian kecil dan sederhana, misalnya, "Angkat dagu sedikit", "Luruskan punggung", atau "Sekarang lihat aku."

- Minta subjek kamu duduk. Ini membuat mereka tetap diam dan mereka akan merasa lebih santai dan nyaman.

- Minta subjek sedikit condong ke arah kamera untuk pose yang lebih menarik (atau potret sedikit dari atas untuk mendapatkan efek yang sama).

- Posisikan tubuh dan bahu mereka sedikit menjauh dari kamera untuk mendapatkan nuansa alami.

- Sedangkan, untuk gambar yang lebih konfrontatif, posisikan bahu sejajar dengan kamera seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

4. Gunakan Blur

Cara jitu untuk meningkatkan kualitas fotografi portrait kamu adalah memotret dengan depth of field yang dangkal. Ini memungkinkanmu memiliki subjek dalam fokus yang tajam sementara latar belakang tampak kabur atau tidak fokus. Dengan demikian, kamu membantu subjek potret untuk terlihat lebih menonjol.

5. Fokus Pada Mata

Foto portrait terlihat paling baik jika mata berada dalam fokus yang tajam. Ini meningkatkan kualitas kontak mata antara subjek dan pemirsa sehingga menciptakan foto yang menarik.

Jadi, saat mengambil portrait, terutama dengan depth of field yang dangkal, pastikan kamu mengatur titik fokus dengan hati-hati.

Itulah 5 teknik mengambil foto portrait dengan kualitas tinggi. Terapkan saat kamu ingin tampak profesional dalam pengambilan foto dengan klien!