5 Tips Videografi Praktis dan Mudah Bikin Video Tampak Profesional

Jika kamu bercita-cita menjadi videografer media, kamu akan membutuhkan lebih dari sekadar peralatan yang bagus. Menguasai beberapa tips videografi dasar akan mengurangi rasa frustasi yang nantinya mungkin akan kamu alami. Tak lama kemudian, trik standar ini akan menjadi standar operasi rutin sehingga kamu dapat berkonsentrasi pada kreativitas dan bukan hanya pada dasar-dasarnya.

Rekam Video Stabil

Tripod adalah jawaban mudah untuk menghasilkan video yang stabil, namun hindari ketergantungan pada tripod. Jadi, kamu tetap dapat merekam video dengan stabil tanpa membawa banyak peralatan.

Tipsnya sangatlah mudah!

- Atur posisi tubuh kamu sehingga setiap tarikan napas tidak akan menggerakkan kamera.

- Selanjutnya, gunakan tanah, dinding, atau objek lain untuk menopang kamera dan dapatkan perspektif visual yang menarik.

- Dengan membuang tripod, kamu juga akan memiliki kebebasan untuk bergerak di sekitar pemandangan tanpa harus berdiam di satu tempat.

Hasilkan Bidikan Kreatif

Jika kamu tidak ingin videomu terlihat seolah-olah berasal dari kamera pengintai, kamu harus belajar bermain dengan sudut dan perspektif. Lebih daripada itu, memproduksi video yang menarik melibatkan belajar dasar videografi.

Seorang pemula cenderung untuk menembak segala sesuatu dari sudut ruangan atau jauh dari aksi. Padahal, dengan menempatkan dirimu di tengah-tengah apa yang terjadi, kamu akan mendapatkan gambar yang tidak mungkin kamu dapat dari kejauhan. Oleh karena itu, bereksperimenlah dengan berbagai sudut dengan memotret di atas dan di bawah subjek.

Berlatih Video Layar Lebar

Dengan perkembangan kamera ssmartphone, video rumahan pun akan cenderung memiliki format layar lebar, seperti rasio 16 kali 9. Oleh karena itu, pikirkan bagaimana kamu dapat membuat ruang visual ekstra ini bekerja dengan baik.

Kamu dapat menangkap lebih banyak konten dalam satu bidikan, namun ingat bahwa video layar lebar tidak berarti merekam semua bidikan lebar. Terlebih lagi, video masih merupakan media yang intim. Jadi, tampilan close-up wajah akan menyampaikan lebih banyak emosi daripada foto sekelompok orang.

Hindari Zoom dan Pan yang Tidak Perlu

Mengambil camcorder untuk pertama kalinya membuat hampir semua orang ingin menekan tombol zoom pada setiap bidikan sambil melakukan panning melintasi cakrawala. Hasilnya, kamu akan membuat audiens mabuk laut.

Jika kamu merekam adegan aksi, biarkan gerakan yang terjadi secara alami mendominasi video. Oleh karena itu, hentikan dirimu dari menambahkan zoom dan pan acak, yang mengalihkan perhatian dari tindakan.

Ada saatnya untuk melakukan zoom dan menggeser kamera. Pada acara olahraga, videografer profesional dapat mengikuti aksi yang terjadi dengan mengikuti bola. Itulah motivasi di balik memiringkan kamera ke atas saat pemain bisbol memukul bola terbang atau melakukan panning saat bermain ganda. Biarkan tindakan subjek menentukan waktu yang tepat untuk menggunakan teknik ini.

Posisikan Pencahayaan untuk Tampilan yang Kamu Inginkan

Menggunakan lampu akan membuat videomu terlihat lebih tajam. Namun, pencahayaan yang baik melibatkan lebih dari sekadar menerangi subjek dengan lampu.

Kamu harus mengetahui di mana memposisikan lampu dengan benar. Terlebih lagi inilah yang akan membuatmu mencapai efek alami.

Selain mengatur 3-cahaya standar (satu langsung pada subjek, ditambah lampu latar dan cahaya pengisi) kamu dapat bereksperimen untuk mendapatkan efek dramatis. Cara buat videografi ini cukup mudah: matikan semua lampu di sebuah ruangan dan gunakan hanya peralatan untuk menyorot apa yang kamu inginkan.

5 tips videografi di atas akan membantumu mengawali karir di dunia profesional. Lebih daripada itu, menerapkan 5 tips ini akan menjadi cara jadi videografer handal di masa depan. Oleh karena itu, catat kelimanya dan mulailah menggunakannya sekarang juga!