6 Cara Menggunakan Warna dalam Fotografi

Apakah kamu bingung tentang kombinasi warna mana yang harus ada dalam foto? Menggunakan warna dalam fotografi dengan benar dapat membantu menarik perhatian ke subjek.

Lebih daripada itu, warna juga  karenanya menciptakan efek visual yang kuat yang menyenangkan mata. 6 tips dalam artikel ini akan membantu kamu memahami cara menggunakan warna dalam fotografi dan mengambil foto yang lebih baik lagi!

1. Gunakan Color Wheel

Untuk menggunakan warna dalam fotografi secara efektif, ada baiknya memiliki pemahaman tentang color wheel. Color wheel adalah alat yang berguna untuk mengilustrasikan ide dasar tentang bagaimana kombinasi warna yang berbeda bekerja satu sama lain.

Kamu bisa menggunakan color wheel untuk warna komplementer. Misalnya, jika kamu ingin menemukan warna yang cocok dengan warna merah, cari warna merah di color wheel, kemudian lihat warna mana yang berlawanan.

Dalam kasus merah, warna pelengkapnya adalah hijau. Karena warna komplementer ini sangat kontras, maka terciptalah gambar yang terasa lebih hidup.

2. Pakai Pop Color

Pop color adalah percikan warna cerah yang menonjol dibandingkan warna lain dalam sebuah foto.

Menyertakan semburat warna pada gambar akan membuatnya memiliki dampak yang kuat. Terlebih lagi, pop color dapat  menciptakan titik fokus yang kuat dan langsung menarik perhatian.

3. Gunakan Warna Untuk Membuat Foto Abstrak

Gambar abstrak cenderung memiliki sedikit komponen visual. Lebih daripada itu, warna, bentuk, dan tekstur adalah elemen yang sangat efektif untuk disertakan dalam foto. Kombinasi yang tepat akan membuat gambar abstrak jadi penuh warna dengan daya tarik visual yang besar.

Untuk membuat foto abstrak yang bagus, cari blok warna dengan bentuk yang kuat. Kemudian, cobalah untuk memasukkan banyak ruang yang berwarna-warni, kosong atau negatif. Selanjutnya, ingatlah bahwa warna dan kualitas cahaya adalah elemen utama untuk menciptakan gambar abstrak yang mencolok.

4. Gunakan Latar Belakang Warna-warni Cerah

Latar belakang warna-warni yang cerah akan terlihat bagus untuk fotomu. Oleh karena itu, jika kamu dapat menemukan dinding atau bangunan yang berwarna-warni, segeralah menggunakannya untuk pengambilan gambar.

Meskipun dinding warna-warni tampak hebat dengan sendirinya, kamu tetap perlu menyertakan seseorang dalam bidikan untuk menambahkan dimensi lain pada gambar. Terlebih lagi, subjek manusia dapat memberikan kesan skala pada gambar. Lebih daripada itu, subjek manusia juga membuat audiens lebih mudah terlibat.

5. Pahami Warna Dominan

Dalam fotografi, warna yang dominan adalah warna hangat termasuk merah, kuning, dan oranye. Warna-warna ini dianggap dominan karena mencapai mata kita sebelum warna yang lebih dingin. Selanjutnya, warna dingin adalah warna-warna seperti biru, hijau dan ungu.

Warna-warna hangat dominan karena menuntut perhatian audiens terlebih dahulu, sehingga penggunaannya akan membuat warna dingin menyatu dengan latar belakang.

6. Gunakan Warna Dalam Komposisi Rule of Third

Rule of third adalah alat komposisi yang membagi gambar menjadi tiga bagian horizontal atau vertikal, atau campuran keduanya. Jadi, untuk membuat penggunaan aturan ini lebih nyaman, aktifkan overlay grid di pengaturan kamera. Setting ini akan memberi panduan visual yang dapat kamu gunakan untuk menyejajarkan semua elemen dalam pengambilan gambar.

Bagi gambar menjadi tiga bagian menggunakan blok warna atau pola horizontal, ini akan menciptakan gambar yang kuat dan seimbang. Jangan khawatir rule of third dapat bekerja baik secara horizontal maupun vertikal dan tidak terbatas pada penggunaan warna. Lebih daripada itu, menggunakan komposisi dengan warna bisa menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan sangat bermanfaat.

6 tips menggunakan warna dalam fotografi ini akan membuat kamu jadi lebih kreatif dalam berkarya. Kamu juga dapat menggunakan warna dalam fotografi untuk menciptakan komposisi dengan daya tarik visual yang maksimal. Selamat mencoba!