6 Tips dan Teknik Street Photography

Mudah dilakukan bukan berarti mudah dikuasai dan menjadi ahli dengan cepat dan tanpa kerja keras serta pengalaman. Untuk menghasilkan fotografi jalanan atau street fotography yang estetis, tetap diperlukan teknik street photography yang tepat. Jika tidak, hasil pemotretan akan terlihat biasa dan tidak spesial maka kami menyediakan jasa foto street photography.

Fotografi jalanan memang genre fotografi yang mengajak fotografer untuk menjadi seseorang yang penuh sabar menunggu kejadian menarik terjadi di jalanan. Waktu akan dihabiskan mencari dan menemukan momen sempurna yang muncul di sibuknya atau sepinya jalanan. Momentum adalah hal yang penting.

Tips dan Teknik Street Photography Untuk Tingkatkan Kualitas Pemotretan

Untuk mendapatkan hasil pemotretan yang keren, jangan langsung turun ke jalan dan asal mengabadikan objek yang ada di sana. Paling tidak, ketahui tips dan teknik fotografi jalanan yang membuat pemotret bisa menghasilkan foto jalanan yang unik dan menarik. Pengalaman memang penting, begitu juga teknik.

Berikut adalah 6 tips dan teknik fotografi jalanan yang akan meningkatkan kualitas pemotretan di jalanan.

1. Kamera Siap Siaga

Salah satu hal yang khas dari fotografi jalanan adalah hal-hal tidak terduga, candid, dan spontanitas. Jika kamera selalu dibawa dan siaga, momen unik yang terjadi dan tidak terduga bisa diabadikan dengan sempurna. Kamera kecil, ringan, dan mirrorless mudah dibawa dan selalu siap digunakan setiap saat.

2. Makan Tersembunyi

Apa yang dilihat di jalanan bisa jadi lebih dari apa yang tampak. Selalu ada hal yang tersembunyi dibalik apa yang tampak dan bisa disaksikan mata. Ketika melakukan eksplorasi dan menjadi objek foto, selalu perhatikan objek dan fenomena dengan baik. Gunakan sudut pandang yang berbeda ketika memotret.

Banyak hal menarik yang bisa ditemukan di jalanan, dari mulai pekerja bangunan yang sedang membangun sampai para pekerja yang sedang menunggu jemputan. Ada banyak hal yang bisa dipotret dan maknanya bisa dipresentasikan. Selalu perhatikan area sekeliling sebagai sesuatu yang bercerita.

3. Nama dalam Karya

Memberi nama pada hasil pemotretan yang dilakukan bisa membuat karya tersebut memiliki makna lebih dan penonton foto bisa memahami lebih jauh konteks dibalik foto tersebut. Selain gambar yang bercerita, nama atau bahkan deskripsi foto bisa memperjelas dan membuat penonton foto memahami realita di foto.

4. Potong Foto

Melakukan pemotongan foto atau crop bukan hal yang haram dilakukan. Beberapa orang membenci melakukannya dan hal itu merupakan pilihan. Jika pada foto yang dipotret terdapat sesuatu yang menghalangi, tidak seharusnya di sana, dan lebih baik dieliminasi, maka jangan ragu untuk melakukannya.

5. Angle yang Lebih Rendah

Tips dan teknik street photography selanjutnya adalah mencoba memotret dengan menggunakan angle yang lebih rendah. Angle yang lebih rendah tersebut akan memberikan hasil pemotretan yang berbeda. Lakukan eksplorasi dan coba gunakan sudut yang berbeda untuk objek atau fenomena yang sama.

Dipastikan, terdapat perbedaan hasil dan tentu saja makna dari pemotretan tersebut. Lakukan perbandingan jika perlu. Foto yang diambil dari angle yang lebih rendah bisa memberi perspektif berbeda sekaligus menjadi lebih dinamis. Gunakan layar kamera DSLR untuk memotret dari angle yang lebih rendah.

6. Gunakan Peralatan Pendukung

Fotografi jalanan memang tidak memerlukan banyak peralatan untuk dipraktikkan. Namun, untuk mendapatkan hasil yang sesuai harapan, pemakaian peralatan pendukung mungkin diperlukan. Hanya gunakan peralatan pendukung yang sesuai dengan hasil yang diinginkan pada pemotretan yang dilakukan.

Tips dan teknik street photography di atas bisa meningkatkan kualitas pemotretan foto jalanan yang dilakukan. Mengetahui teknik yang tepat akan menambah kemampuan fotografer dalam membidik fenomena yang menarik. Kesabaran menemukan momen spesial di jalanan tetap menjadi yang utama.