8 Tips Fotografi Saat Mengambil Gambar dengan Teknik Panning

Sebuah kamera tidak dapat menghasilkan foto yang bagus tanpa teknik yang mumpuni. Oleh karena itu, kamu perlu belajar teknik fotografi demi meningkatkan hasil fotomu. Salah satu teknik yang akan kita pelajari bersama dalam artikel kali ini adalah teknik panning.

Apa itu Teknik Panning?

Teknik panning adalah teknik yang bisa kamu gunakan untuk membuat benda yang bergerak tampak seperti beku dalam fotomu. Dengan kata lain, teknik ini memang berfungsi untuk mengambil subjek gambar yang sedang bergerak dengan cepat.

Karakteristik foto yang diambil dengan teknik panning adalah punya fokus tajam pada subjek gambar yang sedang bergerak. Sebaliknya, kamu akan melihat background subjek tampak kabur atau blur. Tentu saja, teknik ini punya tingkat kesulitan yang lumayan.

Terlebih lagi, teknik panning memang unggul dalam menonjolkan estetika dari subjek yang bergerak dalam kecepatan tinggi. Tentu saja, kamu tidak bisa menjamin bahwa foto yang kamu ambil menggunakan teknik ini akan terlihat selalu sempurna. Namun, jika kamu terus berlatih untuk menguasai tekniknya, panning akan membantumu menghasilkan foto yang luar biasa dramatis.

Tahukah kamu bahwa sebenarnya teknik ini cukup mudah aplikasinya. Kamu hanya perlu mengubah pengaturan shutter speed ke freeze motion. Selanjutnya, gerakkan kamera mengikuti subjek dan tekan shutter. Mudah bukan? Sayangnya, praktiknya mungkin tidak demikian.

Oleh karena itulah, simak tips berikut ini supaya kamu tidak gagal saat menggunakan teknik panning.

8 Tips Menerapkan Teknik Panning dengan Sempurna

Seperti yang sudah kami sebutkan, teknik panning biasanya digunakan untuk mengambil gambar dari sebuah subjek yang sedang bergerak dengan cepat. Perhatikan beberapa tips berikut untuk mengambil gambar dengan teknik ini!

1. Pilih Shutter Speed

Pertama-tama, pengaturan shutter speed adalah kunci sukses mengambil gambar dengan teknik panning. Gunakanlah shutter speed pada angka 1/30, 1/60, atau 1/8. Jangan lupa untuk menyesuaikan speed dengan kecepatan gerak subjek serta kondisi cahaya.

2. Posisi Kamera

Selanjutnya, kamu harus memerhatikan posisi kamera. Cek beberapa hal berikut ini:

- Apakah kamera dapat menjangkau subjek?

- Apakah posisi kamera memungkinkan pandangan luas pada lokasi subjek?

- Bagaimana dengan latar belakang subjek? Apakah sudah cukup menarik?

3. Penggunaan Flash

Untuk menjamin keberhasilan pengambilan gambar, pastikan kamu sudah menyalakan flash. Terlebih lagi, saat flash berpadu dengan shutter speed yang tepat, foto akan menghasilkan nuansa blur yang menarik.

4.Perhatikan Fokus Kamera

Kamu bisa mengambil foto dengan teknik panning menggunakan mode manual maupun autofocus. Namun, autofocus sebaiknya dipilih saat kamu masih pemula. Terlebih lagi, mode ini akan memudahkanmu untuk mengambil gambar saat menekan shutter.

5. Memakai Tripod

Tripod dapat membantumu mengeksekusi teknik panning dengan tepat. Terlebih lagi, saat subjek berada di dekat kamera dan bebas kamu atur kecepatannya. Namun, kamu mungkin akan kesulitan menggunakan tripod jika subjek melakukan gerakan yang tidak dapat kamu prediksi terlebih dahulu.

6. Jarak Pengambilan Gambar

Foto akan semakin fokus saat kamu mengambil posisi dekat dengan subjek. Kendati demikian, pemilihan latar belakang juga berperan penting dalam menghasilkan foto yang mumpuni. Oleh karena itu, selain jarak, kamu juga harus memilih background dan lokasi dengan tepat.

7. Vibration Reduction

Tanganmu bisa saja goyah saat mengambil gambar. Untuk mengurangi pengaruh gerakan tangan, pastikan kamu sudah menyalakan fitur VR atau Vibration Reduction dari kamera. Dengan demikian, gambarmu akan lebih stabil dan bebas dari guncangan.

8. Menggerakkan Kamera

Mudah sekali, kamu bisa menggerakkan kamera dari arah kanan ke kiri untuk menghasilkan foto terbaik. Jangan lupa pilih background yang berwarna agar kualitas foto menjadi lebih baik.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat mengambil gambar dengan teknik panning. Semoga membantu dalam meningkatkan kualitas hasil fotomu!