Citayam Fashion Week Menjadi Pusat Perhatian Masyarakat

Fashion - 'Citayam Fashion Week' sekarang menjadi perhatian masyarakat karena membuat keramaian di teritori niaga, Dukuh Atas, disekitaran teritori Jenderal Sudirman. Lalu, bagaimana sensasi 'Citayam Fashion Week' itu petang ini?

Di lokasi sekitaran stasiun BNI City, Minggu (17/7/2022) jam 18.30 WIB. Keramaian masyarakat sudah penuhi trotoar di Jl Tanjung Karang.

Keramaian masyarakat kelihatan mendokumentasikan tiap peristiwa di teritori itu. Salah satunya ada yang lakukan selfie, ingin juga berfoto sendirian dengan latar photo beberapa gedung di teritori itu.

Beberapa masyarakat terlihat ekspresikan style berpakaiannya. Hal tersebut kelihatan dari tipe baju yang terlihat berlainan dan menonjol. Bahkan juga, ada banyak masyarakat yang lakukan sesion photo saat tengah seberangi zebra cross.

Sementara, beberapa masyarakat terlihat nikmati peristiwa itu dengan santai di trotoar. Ini digunakan oleh pedagang kopi sepeda keliling. Tidak itu saja, di 'Citayam Fashion Week' ini ramai pengamen yang berkeliling-keliling.

Di sekitar teritori itu kelihatan motor yang ramai parkir di atas trotoar dan membuat beberapa masyarakat pada akhirnya berjalan pada sisi bahu jalan. Keadaan ini membuat kemacetan seringkali.

Tidak itu saja, di Jl Plaju yang ada di teritori 'Citayam Fashion Week' dukuh atas sempat macet karena akses jalan itu sudah disanggupi motor. Parkir motor liar terlihat tutupi lajur mobil yang akan melalui jalan itu.

Disekitaran teritori itu ada sebuah tenda Dinas Lingkungan Hidup. Minimal ada empat orang memakai rompi lingkungan hidup. Mereka bekerja untuk mendidik masyarakat masalah langkah buang sampah.

Keramaian tidaklah sampai di sana, di trotoar Jl Jenderal Sudirman yang dekat sama teritori 'Citayam Fashion Week' kelihatan banyak keramaian masyarakat. Mereka kelihatan mendokumentasikan peristiwa itu dengan berpose di muka tulisan BNI CITY.

Adapaun di keramaian itu, beberapa masyarakat masih terlihat patuh prosedur kesehatan dengan memakai masker dan duduk memiliki jarak. Tetapi, masih tetap ada beberapa masyarakat yang malas kenakan masker karena ada di luar ruang.

Tetapi, panorama tidak lezat mata kelihatan di sejumlah titik. Umumnya masyarakat buang sampahnya asal-asalan di tepi jalan. Meskpun sudah ada tempat sampah, namun sampah itu telah penuh dan berlimpah sampai berantakan di jalan.