Fotografi Bayi: 3 Tips Penting Coba Newborn Photography untuk Pemula

Newborn photography adalah fotografi potret untuk bayi yang baru lahir. Tren fotografi bayi ini sangatlah menyenangkan dan bermanfaat dan juga dapat menguntungkan bila dipasarkan dengan baik.

Namun ada beberapa trik yang perlu kamu ketahui untuk mendapatkan fotografi bayi baru lahir yang lebih baik. Berikut adalah beberapa tips fotografi bayi baru lahir yang telah terbukti membantu memaksimalkan hasil dari genre potret kreatif ini.

1. Buatlah Bayi Merasa Nyaman

Yang paling penting dari semua tips fotografi bayi baru lahir adalah menjaga bayi tetap nyaman. Kamu perlu i memantau suhu lingkungan agar bayi bisa tetap santai saat pengambilan gambar berlangsung.

Menggunakan AC sangatlah penting karena bayi dapat menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan karena suhu yang terlalu panas. Selain membuat hasil foto jadi buruk, ini juga akan memberikan kesan yang tidak enak pada orang tua bayi.

Suasana hati sangat penting untuk foto bayi yang baik. Oleh karena itu, kamu harus merasa damai, tenang, dan penuh kasih sayang. Terlebih lagi, apa yang didengar anak akan memengaruhi mood-nya juga. Itulah sebabnya kamu harus selalu menggunakan nada bicara pelan saat memotret bayi.

Selanjutnya, kamu juga perlu memastikan bahan/outfit yang akan dikenakan oleh bayi terbuat dari bahan yang lembut dan alami. Selain itu, pastikan bahwa anak sudah makan sekitar 20 atau 30 menit sebelum sesi foto.

2. Mengatur Lighting untuk Newborn Photography

Natural lighting adalah pilihan yang tepat untuk fotografi bayi. Namun, jika pencahayaan ini tidak tersedia, kamu dapat membuatnya sendiri dengan menggunakan:

  • Softbox
  • Reflektor nada hangat
  • Kontrol warna pada lampu kontinu LED

Sumber cahaya kontinu memiliki beberapa keunggulan daripada lampu sorot studio atau unit lampu kilat kamera saat memotret bayi baru lahir. Salah satunya adalah tingkat kenyamanannya bagi bayi.

Ledakan cahaya terang dari strobo dapat mengejutkan seorang anak, bahkan jika Anda telah menyebarkan cahayanya. Lebih daripada itu, lampu LED menghindari masalah panas dari bentuk lampu kontinu lainnya sambil juga menambahkan tingkat kontrol yang besar untuk intensitas cahaya dan suhu warna.

Konfigurasi cahaya sebenarnya dapat sedikit berbeda. Pengaturan dua lampu standar dengan rasio pencahayaan 3 banding 1 (3:1) antara lampu utama dan lampu pengisi dapat bekerja dengan baik. Demikian juga teknik lanjutan termasuk pencahayaan kupu-kupu, pencahayaan luas, dan pencahayaan pendek.

Banyak fotografer bayi baru lahir yang sukses mengaitkan bahwa salah satu kiat fotografi bayi baru lahir mereka adalah dengan menggunakan rasio cahaya yang umumnya lebih datar daripada pengaturan potret 3:1. Terlebih lagi, rasio 2:1 atau 1,5:1 dapat memberikan tekstur pemodelan yang cukup pada cahaya dan membantu melembutkan suasana untuk potret bayi yang cantik.

3. Properti dan Warna untuk Pemotretan Bayi

Saat memotret bayi, kamu harus memberi perhatian pada latar belakang, alat peraga, dan pakaian. Sama seperti tip pencahayaan, penggunaan barang-barang lembut, warna-warna lembut, dan bahan-bahan alami akan berkontribusi pada sesi yang nyaman dan gambar yang bagus.

Kamu memang dapat memilih warna-warna cerah. Namun, memilih warna pastel dapat meningkatkan foto lebih dari warna primer yang dalam atau intens. Selain itu, kamu juga dapat menyiapkan beberapa properti berikut ini:

- Selimut bayi

- Bantal yang lembut

- Bean bag

- Aksesoris bayi

Itulah tips fotografi bayi yang dapat langsung kamu terapkan dalam sesi pemotretanmu sendiri. Selain tips di atas, kamu mungkin perlu belajar juga soal pose-pose yang tepat untuk bayi. Newborn photography memang sedang sangat diminati. Oleh karena itu, kamu dapat menjual jasa ini maupun mencoba bekerjasama dengan fotografer bayi terdekat. Selamat mencoba!