Harga Foto Produk: Panduan Lengkap Biaya Jasa Fotografi Produk 2022

Harga foto produk bervariasi tergantung pada pengalaman fotografer. Misalnya saja, fotografer amatir dapat mengenakan biaya hingga Rp 500.000. Sementara itu, fotografer profesional yang berpengalaman dapat mengenakan biaya sekitar Rp 8.000.000. Rata-rata, harga jasa foto produk berkisar antara Rp 100.000 - Rp 10.000.000 per produk.

Mahal? Tentu saja! Pasalnya, meskipun deskripsi produk itu penting, presentasi visual yang tepat dari produk dapat membantu kamu menjual lebih banyak produk.

Faktanya, konten gambar dan video yang menarik menginspirasi 3/4 konsumen untuk melakukan keputusan pembelian. Namun, hanya fotografi produk profesional yang dapat membantumu mencapai hasil seperti itu.

Kendati demikian, sebelum kamu mempekerjakan seseorang, kamu harus punya gambaran tentang harga jasa foto produk.

Model Tarif untuk Fotografi Produk

Faktor yang membuat biaya fotografi produk dapat bervariasi adalah:

- Pengalaman fotografer

- Jenis fotografi

- Model tarifnya (per gambar, per jam, atau per hari)

Harga Per Gambar

Pilihan pertama adalah menyewa seorang profesional berdasarkan tarif per-gambar. Namun, ingatlah bahwa kamu mungkin memerlukan lebih dari satu gambar per produk untuk menampilkannya produk secara efektif.

Tergantung pada pengalaman fotografer, harga per gambar dapat bervariasi dari Rp 100.000 hingga lebih dari Rp 1.000.000. Namun, rata-rata kamu harus membayar Rp 100.000 - Rp 500.000 per gambar.

Harga Per Jam

Jika kamu ingin membayar per jam, siapkan budget sejumlah Rp 500.000 hingga sekitar Rp 10.000.000. Namun, tarif per jam bisa rumit. Terlebih lagi, kamu tidak selalu tahu persis berapa banyak waktu yang dibutuhkan seorang fotografer untuk menyelesaikan sebuah proyek. Oleh karena itu, kamu mungkin harus membayar lebih dari yang seharusnya. Tentu saja, itu bisa menjadi masalah ketika ada batasan budget untuk sebuah proyek.

Harga Per Produk

Metode penetapan harga fotografi produk ini adalah saat kamu membayar per produk. Ini lebih menguntungkan karena fotografer biasanya mampu memperkirakan waktu dan upaya yang diperlukan untuk proyek. Lebih daripada itu, fotografer dapat menggunakan teknik dan peralatan yang sama selama proyek berlangsung.

Umumnya, semakin banyak jumlah produk, semakin rendah kamu akan membayar per produk. Namun, tarif rata-rata per produk dapat berkisar dari Rp 100.000 hingga Rp 1.000.000.

Berapa Biaya Fotografer Produk?

Jumlah yang kamu keluarkan untuk fotografi produk juga bergantung pada pengalaman fotografer yang bekerja denganmu. Pilihan termurah adalah penghobi dan pemula yang mungkin ingin mendapatkan lebih banyak eksposur. Oleh karena itu, kamu dapat menggunakan jasa mereka jika kamu memiliki anggaran terbatas. Namun, jika kamu memilih fotografer pemula maka kualitas foto yang kamu dapat tidak akan sebaik yang sudah profesional. Penghobi atau pemula mungkin mengenakan biaya mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 250.000 per produk.

Selanjutnya, kamu juga dapat menggunakan jasa fotografer amatir. Mereka memiliki sedikit pengalaman tetapi tidak memiliki pendidikan fotografi formal. Harga jasa mereka biasanya mulai dari Rp 500.000 per produk.

Kamu juga bisa menggunakan semi-profesional, yang mungkin merupakan kompromi terbaik antara harga dan kualitas. Semi-profesional adalah pekerja paruh waktu, jadi meskipun kamu akan mendapatkan layanan berkualitas baik, harganya masih terjangkau. Lebih daripada itu, kamu bisa membayar tarif per produk mulai dari Rp 1.000.000 untuk fotografer semi-profesional.

Selanjutnya, kamu dapat menggunakan fotografer produk profesional. Terlebih lagi, kamu mungkin ingin menyewa salah satu dari mereka jika punya anggaran cukup besar. Mereka adalah fotografer full-time dengan banyak pengalaman dan latar belakang pendidikan yang kuat.

Fotografer produk penuh waktu profesional dapat mengenakan biaya lebih dari Rp 1.000.000 per gambar. Lebih daripada itu, ingatlah bahwa tujuanmu adalah fotografi produk, bukan fotografi secara umum. Jadi, kamu memang mencari seseorang yang memiliki pengalaman yang tepat.

Harga Fotografi E-commerce

Fotografi produk dengan latar belakang putih polos adalah jenis layanan fotografi profesional yang paling umum dalam e-commerce. Biayanya mulai Rp 100.000 per gambar. Namun, sekali lagi, tarif tergantung pada pengalaman dan keahlian fotografer atau perusahaannya.

Harga fotografi produk e-niaga juga dapat bervariasi dengan jumlah gambar yang kamu butuhkan. Umumnya, semakin banyak jumlah gambar, semakin sedikit kamu harus membayar per gambar. Jenis fotografi produk adalah faktor lain yang menentukan biaya keseluruhan Anda. Misalnya saja, harga foto produk dengan model tentu saja akan berbeda dengan jasa foto produk makanan.

Harga Fotografi Produk Lifestyle

Fotografi produk lifestyle adalah fotografi yang akan menempatkan produk di lingkungan tepat. Jenis fotografi produk ini dapat membantumu memasarkan produk kepada target market yang punya lifestyle tertentu. Dengan kata lain, fotografi produk lifestyle akan membantu proses konversi. Terlebih lagi, hanya melalui fotografi jenis inilah, audiens dapat membayangkan penggunaan produk.

Jadi, berapa harga jasa foto produk lifestyle?

Fotografi produk lifestyle mungkin lebih mahal daripada fotografi e-commerce tradisional dengan latar belakang putih polos. Terlebih lagi, fotografer biasanya harus mengambil foto produk dengan model dan alat peraga. Jadi, kamu akan membayar tarif standar termasuk biaya tambahan. Per hari, sesi fotografi produk lifestyle dapat menghabiskan biaya sekitar Rp 5.000.000 hingga Rp 15.000.000.

Tips Saat Menyewa Fotografer Produk

Kami telah berbicara tentang variabel apa yang dapat memengaruhi harga fotografi produk. Tapi, kualitas apa yang harus kamu cari dari seorang fotografer produk? Simak ulasannya berikut ini!

Pengalaman

Meskipun fotografer berpengalaman akan lebih mahal daripada yang amatir, menyewa mereka selalu menjadi pilihan yang lebih baik. Kamu mungkin tidak harus menyewa fotografer papan atas yang biayanya sangat mahal. Namun, seseorang dengan pengalaman fotografi produk yang layak dapat membantu mengambil foto produk terbaik. Lebih daripada itu, pastikan juga untuk bekerja dengan seseorang yang berpengalaman dalam fotografi produk, bukan fotografi pada umumnya.

Peralatan

Tentu saja, fotografi profesional membutuhkan peralatan yang canggih. Perlengkapan ekstra adalah alasan penting mengapa fotografi lifestyle cenderung lebih mahal. Oleh karena itulah, kamu harus mempekerjakan seseorang dengan kamera dan peralatan yang tepat. Misalnya, jika kamu mempekerjakan seseorang untuk memotret real estat, maka kamu mungkin membutuhkan fotografer yang punya drone.

Pencahayaan

Pencahayaan adalah aspek penting dari fotografi produk. Terlebih lagi, kamu tidak bisa sekadar menempatkan produk di lingkungan yang cukup terang. Seorang fotografer produk yang berpengalaman pasti akan mengetahui bagaimana cara mendapatkan pencahayaan terbaik. Lebih daripada itu, mereka akan tahu bagaimana menyesuaikan pencahayaan berdasarkan ukuran, warna, bentuk, dan reflektifitas produk.

Keterampilan Mengedit

Banyak fotografer memiliki pengalaman mengedit gambar. Memilih fotografer yang bisa mengedit gambar dapat membantumu meminimalkan biaya dan merampingkan prosesnya. Lebih daripada itu, jika fotografer kamu mengetahui pengeditan gambar, mereka akan mengambil gambar dengan mempertimbangkan proses pengeditan. Misalnya, menyesuaikan pencahayaan dan eksposur kamera dapat membantu proses pengeditan menjadi lebih mudah.

Akhir Kata

Harga foto produk bisa sangat bervariasi tergantung pada pengalaman fotografer, model tarif, tingkat kesulitan dan jenis foto produk. Oleh karena itu, kamu harus mempertimbangkan semuanya dengan baik sebelum dapat mengambil keputusan yang tepat.