Harga Foto Produk Sebanding dengan Kualitas Dipengaruhi Oleh Hal Ini

Kamu mungkin selama ini berpikir jika harga foto produk itu lumayan mahal. Khususnya bagi pengusaha online yang masih baru merintis. Padahal, foto produk yang berkualitas itu penting, untuk aktivitas pemasaran. Sekarang ini, orang bahkan lebih percaya dengan barang-barang online dengan tampilan gambar di katalog yang terpercaya.

Jika kamu masih menggunakan gambar katalog produk dengan kualitas asal-asalan, apalagi mengambil dari mesin pencarian, jangan heran jika pelanggan tak kunjung datang. Kamu butuh foto produk yang memberikan kesan terpercaya dan profesional. Jasa foto produk profesional bisa membantu untuk mewujudkannya.

Sayangnya masih tidak sedikit yang menganggap harga jasa foto produk itu masih terlalu mahal. Sebenarnya kalau dihitung-hitung lagi, bahkan sangat menguntungkan. Kamu bisa jadi belum tahu jika untuk menghasilkan foto berkualitas itu dibutuhkan banyak hal seperti berikut.

1. Harga Kamera yang Tidak Murah

Hal yang membuat harga foto produk dianggap banyak orang tidak murah, apalagi kalau bukan karena harga kameranya. Kamu harus tahu harga kamera untuk dipakai foto produk itu tidak murah lho. Satu unitnya saja menyentuh puluhan juta rupiah tergantung spesifikasi dan merek.

Ini belum termasuk biaya servis yang harus dikeluarkan fotografer atau jasa foto produk. Saat kondisi kamera ternyata bermasalah, tentu harus diservis supaya dapat dipakai lagi bukan? Kalau ditotal, mungkin sudah lebih dari 50 juta rupiah.

2. Harga Perkakas Foto

Untuk foto produk berkualitas, apakah hanya kamera saja yang dibutuhkan? Tentu saja tidak, karena ada banyak printilan lain sebagai pendukung. Seperti diantaranya adalah lampu flash, sparepart, dan lain-lain. Masing-masing alat pendukung tersebut juga tetap butuh diservis setiap kali dibutuhkan.

3. Harga Kertas Background

Harga foto produk yang mahal juga dikarenakan harga kertas background sebagai latar belakang juga tidak murah. Banyangkan, per lembarnya saja 1,5 juta rupiah belum lagi itu harus diganti secara periodik. Sampai disini, harusnya sudah kelihatan jika pantas jasa foto produk itu cukup mahal.

4. Komputer Untuk Editing Harganya Mahal

Setelah ambil gambar produk, apakah langsung diberikan pada pemesan? Tentu saya tidak, karena untuk hasil makin berkualitas diperlukan proses editing dulu. Lalu apa peralatan pendukung untuk melakukan editing foto? Apalagi kalau bukan komputer yang bukan sembarangan, melainkan harus mumpuni.

Komputer khusus editing itu beda dengan yang biasa. Kalau yang biasa mungkin harganya cukup terjangkau bagi siapa saja. Sementara komputer khusus editing harganya tentu jauh lebih mahal.

5. Tingginya Biaya Listrik

Kamu juga harus tahu harga foto produk yang disebut-sebut mahal itu, karena tingginya biaya listrik. Alat elektronik pendukung saat mau mengambil foto produk itu memiliki watt yang tidak kecil. Seperti komputer editing dan flash semua dikenal mempunyai watt besar dan otomatis memperbesar biaya listrik.

6. Biaya Software dan Biaya Lain-lain

Apakah hanya dengan menggunakan komputer editing hasil foto sudah pasti berkualitas? Tentu saja masih harus pakai software pendukung lain yang harganya tidak murah. Rata-rata mencapai 1,5 juta rupiah per bulan. Itu kalau hanya menggunakan satu jenis software saja, apabila beberapa tinggal dijumlahkan saja.

Belum lagi, jasa foto produk juga harus menanggung biaya lain-lain. Termasuk biaya tenaga kerja pembantu hingga editor tambahan. Selain itu masih ada biaya studio dan gudang untuk menampung barang yang datang bisa mencapai 50 juta rupiah per tahun.

Itu dia tadi hal-hal yang membuat harga foto produk bisa cukup mahal. Walaupun begitu, sudah pasti menjamin hasil yang berkualitas. Kamu hanya perlu mencari jasa foto produk yang terpercaya seperti onlyimage.com.